Salam!
Mewujudkan pembelajaran kolaboratif antar peserta didik adalah salah satu tantangan pendidik, tidak terkecuali Bapak Ibu guru hebat SMAN 20 Jakarta. Kami selalu mengeskplorasi tentang bagaimana caranya pembelajaran kolaboratif dapat tercipta di kelas. Memanfaatkan TIK untuk mewujudkan itu menjadi tantangan tersendiri. Pemanfaatan TIK memang sudah digunakan di kelas, namun untuk mewujudkan pembelajaran yang kolaboratif antar peserta didik? Memang bisa?
Saya mencoba berbagi dengan rekan-rekan sejawat saya, para penghuni Ruang Guru yang nyaman di SMAN 20 Jakarta untuk bersama-sama mempelajari ide mewujudkan pembelajaran kolaboratif dengan pemanfataan TIK di kelas. Saya mencoba membagikan pengalaman saya menggunakan aplikasi Quizizz di mata pelajaran matematika di kelas yang ternyata respons siswa sangat positif. Siswa terlihat sangat bersemangat, saling bekerjasama dan tentunya tidak ada siswa yang leha-leha atau meminjam istilah anak-anak yaitu beban tim. Saya berencana untuk mengajak Bapak Ibu untuk merasakan juga serunya pembelajaran ini layaknya menjadi peserta didik di kelas.
Komunitas Belajar SMAN 20 Jakarta rutin melaksanakan kegiatan berbagi praktik baik yang didaftarkan di Platform Merdeka Mengajar. Saya berkolaborasi agar manfaat pembelajaran ini dapat terjangkau lebih luas namun tetap fokus kepada rekan-rekan guru saya. Kami laksanakan kegiatan ini di Ruang Guru SMAN 20 Jakarta. Meskipun ada beberapa rekan guru yang sedang dinas dan kegiatan lainnya, namun peserta kegiatan tampak sangat antusias. Terlebih ketika memasuki sesi Uji Coba. Saya mengajak Bapak Ibu guru tidak hanya di Ruang Guru namun juga di Ruang Maya Google Meet untuk mencoba Fitur Team Mode di Quizizz. Kami memainkan permainan sederhana dan hasilnya sungguh luar biasa. Saya menyaksikan rekan-rekan saya aktif dan bersemangat. Mereka pun berkolaborasi secara alami dengan kelompoknya sambil berkompetisi. Sungguh pemandangan yang lucu sekaligus mengharukan bagi saya.
Alhamdulillah..tanggapan rekan-rekan saya Bapak Ibu guru hebat SMAN 20 Jakarta sangat positif. Ternyata masih banyak Bapak Ibu yang belum tahu fitur ini. Masih banyak yang belum memanfaatkan Quizizz secara maksimal atau secara berbeda di kelasnya. Harapannya, Bapak Ibu guru merasa tergugah dan jadi bersemangat untuk menerapkan penggunaan TIK - tidak harus Quizizz - di kelas masing-masing untuk mewujudkan pembelajaran kolaboratif. Demi tujuan mulia, meningkatkan kualitas pembelajaran dan kualitas peserta didik SMAN 20 Jakarta. Aamiin..


Tidak ada komentar:
Posting Komentar