Developing
Teacher Training Textbooks for Lesson Study in Indonesia
By
Marsigit
Department
of Mathematics Education, Faculty of Mathematics and Science,
Yogyakarta
State University Indonesia
Reviewed by: Seto Marsudi (09301241009)
Penyediaaan buku-buku atau buku
teks merupakan salah satu kebijakan penting untuk
meningkatkan kualitas proses belajar mengajar. Program
ideal untuk menyediakan kebutuhan skala besar dari buku-buku tidak harus dalam
cara monopoli oleh satu atau beberapa lembaga, tetapi membiarkan
sekolah-sekolah untuk memilih kebutuhan mereka sendiri dari buku yang akan
digunakan di sekolah-sekolah. Hal
itu juga disarankan bahwa siswa memiliki hak mereka untuk memilih dan membeli
buku mereka sendiri tanpa
banyak campur tangan oleh guru atau oleh sekolah. Namun,
situasi ini adalah bahwa masih jauh bagi guru untuk menghasilkan buku-buku
mereka sendiri. Alasan
utama adalah kurangnya keterampilan untuk menulis dan menghasilkan kualitas
buku yang baik. Dalam
kasus penyediaan buku teks, kita berhadapan dengan sejumlah besar siswa yang tidak bisa membeli buku
karena latar belakang sosial ekonomis yang sangat rendah. Jadi,
terdapat harapan dari para guru, siswa dan masyarakat bahwa
pemerintah mampu menyediakan buku-buku dengan harga yang lebih rendah.Upaya mengembangkan buku teks untuk matematika SMP harus selalu menempatkan kepedulian dari kriteria buku teks yang baik. Sementara kehidupan dinamis dan sangat berubah dari waktu ke waktu, gaya hidup dan kebutuhan orang-orang juga berubah. Jadi, untuk waktu tertentu dan konteks tertentu, tidak ada kriteria tetap-buku teks yang baik. Namun, kita dapat mengejar teori dan asumsi umum, berbagi dan menukar mereka dalam rangka untuk menyediakan buku teks yang lebih baik. Upaya untuk mengembangkan buku harus sejalan dengan program kursus dan akurasi dari kegiatan yang diusulkan mereka.
Secara khusus, untuk kebutuhan untuk mengembangkan buku untuk matematika SMP kita perlu memiliki gambaran yang jelas tentang bagaimana merencanakan dan melaksanakan kegiatan di dalam kelas berikut: kegiatan pemecahan masalah, penalaran dan bukti, komunikasi matematika, koneksi matematika, representasi matematika, peran teknologi dan TIK, isi pengaturan dan pengembangan keterampilan, konten yang sesuai dan relevan, berbagai kepentingan dan kemampuan siswa, dan bahan mudah untuk diikuti dan dipahami. Dalam kasus pengembangan tata letak atau desain dari buku kita dapat mempertimbangkan hal berikut: tujuan yang diberikan untuk setiap bagian, latihan dan kegiatan yang relevan dengan tujuan pembelajaran, mengembangkan grafik yang relevan dan berguna, tabel, grafik, visual,pemaparan pembelajaran lintas-kurikuler ; dengan jelas dan tepat didefinisikan beberapa istilah kunci; dan tingkat membaca dan penggunaaan bahasa yang tepat untuk siswa.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar