Rabu, 05 Oktober 2011

Resume of The Effort to Increase the Student’s Motivation in Mathematics Learning with Some Teaching Aids in Junior High School 5 Wates, Kulon Progo, Yogyakarta, Indonesia


The Effort to Increase the Student’s Motivation in Mathematics Learning with Some Teaching Aids in Junior High School 5 Wates, Kulon Progo, Yogyakarta, Indonesia

Marsigit
A Mathematics Lecturer of Faculty of Mathematics and Science at State University of Yogyakarta, Indonesia
Ida Supadmi
A Mathematics Teacher of State Junior High School 5 Wates, Kulonprogo, Yogyakarta, Indonesia

Reviewed by: Seto Marsudi (09301241009)
Mathematics Education Regular 2009
(
http://rasamalaempat.blogspot.com/)

Sikap siswa dipengaruhi oleh dua faktor, yaitu internal dan eksternal (Winoto Putro, 1993:33). Serupa bahwa aktivitas siswa dalam proses belajar-mengajar juga dipengaruhi banyak oleh dua faktor di atas. Pada faktor eksternal pada siswa, guru harus memotivasi siswa terkait dengan skema bimbingan dari kata –kata Ki hajar Dewantoro "Ing Madyo Mangun Karso" yang berarti guru yang harus mendorong motivasi siswa (Mugiharso, 1993). Atau itu berarti bahwa guru harus kreatif dalam meningkatkan motivasi siswa.

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas untuk itu bertujuan untuk mengatasi masalah yang ditemukan di kelas. Peneliti
melakukannya bersama-sama dengan guru matematika di kabupaten Kulon Progo. Penelitian ini dilakukan di kelas IIa SMP 5 Wates, Kulon Progo dalam tiga kuartal pertama tahun akademik 2001/2002 untuk. Data penelitian tentang peristiwa khusus terjadi di kelas dan lembar kuesioner diambil dari siswa yang berkenaan dengan motivasi dalam proses belajar mengajar atau dalam diskusi.

Sebuah siklus pendek
berjalan di setiap rapat selama dua jam yang berisi perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Berdasarkan struktur pengajaran dalam matematika, setiap pertemuan terdiri dari beberapa tahap, seperti pengenalan, pengembangan, aplikasi, dan menutup. Setiap tahap pengembangan dan aplikasi yang digunakan model matematika secara optimal, baik di dalam maupun di luar kelas.

Sebuah siklus panjang adalah akumulasi dari siklus pendek dalam setiap topik pembelajaran. Hasil dari siklus pendek dianggap sebagai cara dasar untuk mengembangkan rencana untuk siklus panjang lebih lanjut. Ada tiga siklus
panjang yang digunakan dalam penelitian ini, mencakup tiga topik di bawah ini:
1) Kuadrat dan akar kuadrat
2) Garis Paralel
3) Teorema Pythagoras

Hasil pengamatan
yang diambil selama proses belajar-mengajar dijalankan menunjukkan bahwa minat siswa dalam kegiatan tersebut sangat tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa keaktifan siswa dalam melakukan lembar kerja siswa saat sesi tanya-jawab, dalam diskusi, ada begitu banyak siswa yang mengacungkan tangan mereka dan hal itu juga terjadi ketika mereka berada di luar kelas.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa tindakan penelitian menggunakan sejumlah alat bantu mengajar seperti papan
yang dipaku, karet gelang, kartu bermain, lembar kertas simpul siswa, kertas transparansi, benang sipat, tiga bilah kayu bisa digunakan sebagai model dalam mengajar matematika untuk meningkatkan motivasi siswa dalam proses belajar mengajar. Sehubungan dengan hasil penelitian, peneliti menyarankan para guru matematika di SMP di proses belajar-mengajar mereka harus menggunakan metode variasi untuk memotivasi siswa dan untuk menghindari kebosanan siswa dan selalu menggunakan alat bantu demonstrasi secara optimal untuk menjelaskan konsep, ide, definisi atau prosedur tertentu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar