Mathematics
Teachers’ Professional Development through Lesson Study in Indonesia
Marsigit
The State University of Yogyakarta, Yogyakarta, INDONESIA
Reviewed by: Seto Marsudi (09301241009)
Mathematics Education
Regular 2009
(http://rasamalaempat.blogspot.com/)
(http://rasamalaempat.blogspot.com/)
Kegiatan Lesson Study
membiarkan guru untuk merefleksikan dan mengevaluasi, bekerja sama dengan dosen
atau guru lain, paradigma mereka mengajar. Tujuan dari kegiatan Lesson Study
adalah untuk memberikan kontribusi pada peningkatan pendidikan matematika
sekunder dengan mengejar praktek yang baik dalam mengajar matematika. Tujuan-tujuan
khusus kegiatan Lesson Study adalah:
(1) untuk mengembangkan instrumen dan peralatan untuk proses belajar mengajar,
(2) untuk mengembangkan metode pengajaran dan model untuk proses belajar mengajar,
(3) untuk mengembangkan materi mengajar untuk proses belajar mengajar, dan
(4) untuk mengembangkan evaluasi pengajaran untuk proses belajar mengajar
Secara umum, kegiatan yang merefleksikan konteks Jepang mengajar matematika melalui VTR dalam program pelatihan itu dianggap baik dan berguna oleh guru. Para guru merasa bahwa kegiatan tersebut perlu disosialisasikan ke kabupaten lain agar lebih banyak guru dapat mempelajarinya. Mereka merasa bahwa pengajaran yang tercermin dalam VTR adalah model yang baik yang juga dapat diterapkan dalam konteks Indonesia. Mereka merasa bahwa mereka perlu meningkatkan kompetensi mereka dalam mempersiapkan rencana pembelajaran dan memproduksi lembar kerja siswa. Menurut guru, yang paling sulit untuk menerapkan model yang baik dari praktek mengajar adalah tentang alokasi waktu. Mereka menganggap bahwa tidak mudah untuk mengambil dalam keseimbangan antara pencapaian kompetensi siswa dan mempertimbangkan proses mereka belajar. Sementara itu, mereka mengklaim bahwa seorang guru masih harus memfasilitasi sejumlah banyak siswa yaitu empat puluh siswa per kelas.
Ada bukti kuat bahwa aktivitas Lesson Study meningkatkan antusiasme siswa, motivasi, kegiatan, dan kinerja mereka. Siswa belajar dan menikmati ilmu pengetahuan matematika selama kegiatan Lesson Study karena beberapa alasan. Berdasarkan respon siswa, pelajaran itu tidak begitu formal, isinya lebih mudah untuk belajar, para siswa mampu mengekspresikan ide-ide mereka, para siswa punya banyak waktu untuk mendiskusikan dengan teman sekelas mereka, dan siswa mendapat pengalaman lebih dalam sains dan matematika . Tercatat pula bahwa dengan menggunakan pendekatan konstruktivisme, para siswa dapat menemukan gaya terbaik mereka belajar. Kompetisi meningkat antara kelompok-kelompok siswa dalam mempresentasikan hasil kerja mereka dan mempertahankan presentasi mereka. Hal ini mendorong siswa untuk belajar teori yang lebih pada mereka sendiri.
Hasil kegiatan Lesson Study dan bertukar pengalaman menciptakan sebuah saran bahwa untuk meningkatkan matematika dan pengajaran sains di Indonesia; perlu menyampaikan pesan yang jelas kepada pemerintah, guru dan kepala-guru atau sekolah. Itu ditunjukkan dalam penelitian ini bahwa guru berharap sekolah dan pemerintah untuk mendukung pengembangan profesional mereka termasuk kesempatan untuk mendapatkan pelatihan, untuk berpartisipasi dalam konferensi, untuk berpartisipasi dalam klub guru.
Penelitian ini mengarah pada kesimpulan bahwa untuk mengembangkan pengalaman
mengajar, guru perlu sering berpartisipasi dalam kegiatan Lesson Study. Dengan
mengembangkan bahan ajar guru dapat melakukan proses belajar-mengajar lebih
efisien.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar