Rabu, 12 Oktober 2011

Resume of HELPING TEACHER TO DEVELOP MODEL FOR SECONDARY MATHEMATICS TEACHING: Action Research of Indonesian Secondary Mathematics Teaching


HELPING TEACHER TO DEVELOP MODEL FOR SECONDARY MATHEMATICS TEACHING: Action Research of Indonesian Secondary Mathematics Teaching

Reviewed by: Seto Marsudi (09301241009)
Mathematics Education Regular 2009
(
http://rasamalaempat.blogspot.com/)

Peningkatan kualitas guru, dengan demikian, telah menjadi salah satu persoalan mendasar dalam peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia. Namun, kualitas proses pembelajaran berkaitan erat dengan apa yang guru tersebut lakukan di kelas. Dalam hal perilaku guru dan kompetensi dari peningkatan kualitas secara langsung terkait dengan kemampuan guru untuk merencanakan dan mengelola waktu, untuk mengenali dan memahami tujuan, untuk mengatur dan mengelola pengajaran dan pembelajaran melalui kombinasi kegiatan kelas, untuk menggunakan lingkungan dan sumber daya, untuk menggunakan berbagai jenis metode pengajaran atau pendekatan, untuk memberikan dan menggunakan umpan balik belajar-mengajar dan untuk lebih menilai proses maupun hasilnya.
Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk secara aktif meningkatkan praktek mengajar matematika berdasarkan posisi ideal dari model yang baik dari mengajar matematika sekunder dan atas dasar asumsi bahwa guru dapat belajar dan menciptakan pengetahuan melalui pengalaman konkritnya dan mengamati serta merenungkan pengalaman itu. Yang mencolok dari manfaat penelitian adalah bahwa pemahaman guru dan situasi pengajaran proses belajar harus ditingkatkan. Guru dianggap rekan kerja dalam melakukan penelitian dan peneliti tidak dianggap sebagai ahli dari luar. Dengan demikian, pendekatan penelitian merupakan partisipatif yang evaluatif  reflektifkritis dankolaboratif dari penyelidikan mengajar. Proses penelitian tindakan meliputi analisis masalah dan rencana strategis, pelaksanaan rencana strategis, observasi dan evaluasi tindakan dengan metode yang tepat dan teknik, refleksi atas hasil evaluasi dan pada seluruh tindakan dan proses penelitian.
Investigasi dan mengembangkan praktek yang baik dalam mengajar Matematika Sekunder melalui tindakan Penelitian memberikan kesempatan pada guru untuk mengembangkan model proses belajar mengajar agar dapat meningkatkan kualitas mengajar matematika. Namun, penelitian mencatat bahwa ada masih banyak hambatan bagi guru untuk melakukan praktek mengajar yang memenuhi dengan kriteria yang digariskan oleh Laporan Cockroft (1982). Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru harus meningkatkan pengajaran matematika melalui memfasilitasi berbagai kebutuhan kompetensi akademik siswa, mendorong siswa untuk menjadi pembelajar aktif, menggunakan berbagai metode mengajar, dan mengembangkan alat bantu pengajaran dan bahan pengajaran.
Secara khusus, penelitian ini merekomendasikan bahwa guru dapat: (1) Memfasilitasi berbagai kebutuhan siswa kompetensi akademik melalui pengembangan "lembar kerja siswa" untuk siswa, mempromosikan kegiatan diskusi, mengembangkan siswa belajar dalam kelompok, membimbing siswa, dan mengembangkan skema untuk komunikasi antara kelompok-kelompok, (2) Mendorong siswa untuk menjadi pembelajar aktif melalui pengembangan "lembar kerja siswa" bagi siswa, mengembangkan siswa belajar dalam kelompok, mengintensifkan dan pemantauan tugas dan pekerjaan rumah siswa, mempromosikan metode diskusi pengajaran, dan memperluas kegiatan pemecahan masalah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar