ENGLISH FOR VOCATIONAL EDUCATION
Presenting
at the Workshop of Teachers Professional Development
SMK
MUHAMMADIYAH 3 KLATEN
Saturday 17
May and Friday 23 May 2008
By
Dr. Marsigit
Department
of Mathematics Education, Faculty of Mathematics and Science,
the
Yogyakarta State University
Reviewed by: Seto
Marsudi (09301241009)
Faktor
kunci keberhasilan proses pembelajaran adalah komunikasi. Kerangka kerja untuk
serangkaian interaktif tugas yang termediasi dalam Bahasa Inggris yang mendorong guru
untuk memenuhi baik persyaratan kurikulum dan kebutuhan belajar serta
kepentingan siswa mereka sendiri. Dalam hal proses belajar mengajar, guru dapat
menggunakan Bahasa Inggris untuk menyelesaikan tugas mengajar, untuk
memperkenalkan dan mempelajari teknologi, mendorong siswa untuk mengkomunikasikan
hasil-hasil belajar mereka, mencapai tujuan pembelajaran, dan mengembangkan
sumber daya belajar mengajar . Guru perlu menggunakan interaksi
menggunakan Bahasa Inggris secara tepat sebagai dasar untuk memperluas interaksi kelas dan
mengembangkan sikap dengan siswa mereka dalam penggunaan bahasa Inggris.Pendidikan kejuruan, kadang-kadang disebut Pendidikan Teknis dan Karir (PTK) memiliki tujuan untuk mempersiapkan siswa untuk karir yang berbasis di kegiatan manual atau praktis, pekerjaan atau vokasi, istilahnya, di mana pelajar berpartisipasi. Kadang-kadang disebut sebagai pendidikan teknis, yakni pelajar mengembangkan keahlian secara langsung dalam kelompok teknik atau teknologi tertentu. Di Indonesia, pendidikan kejuruan diakui dalam program pendidikan menengah yang disebut SMK (Sekolah Menengah Kejuruan).
Dalam rangka untuk melakukan standar internasional, SBI perlu didukung oleh staf pengajar yang berkualitas dan profesional, fasilitas dan manajemen yang baik. Sekolah serta staf akademik juga harus dapat melakukan relevansi program, efisiensi, efektivitas, akuntabilitas dan untuk mempertahankan program. Berbagai alasan itu wajib bagi guru SMK untuk dapat mengkomunikasikan pengetahuan kejuruan, keterampilan dan pengalaman berbahasa Inggris mereka.
Dalam mengembangkan proses belajar mengajar dalam bahasa Inggris guru perlu memberikan kesempatan untuk berinteraksi antara satu dengan yang lain (guru dan siswa); melibatkan siswa secara aktif dalam dialog nyata; melibatkan para siswa dalam tugas-tugas dunia nyata; menciptakan hubungan antara siswa dan guru; membantu pembelajar bahasa dan guru mengembangkan komunikasi & kolaborasi TI yang berguna; keterampilan; menyelidiki jenis tugas yang paling tepat untuk situasi ini; menyelidiki strategi wacana dan interaksi dialogis dari partisipasi siswa, dan mengkompilasi sebuah buku pegangan untuk guru baru dan siswa yang datang untuk jenis interaksi seperti ini.
Sejalan dengan konsep kompetensi komunikatif, faktor-faktor berikut karenanya harus hadir dalam pendidikan kejuruan melalui bahasa Inggris:
1. Kefasihan dan bahasa
yang dapat dicerna
harus diperhatikan oleh
guru
2. Siswa diharapkan
untuk berinteraksi dengan siswa lain untuk mengkomunikasikan konten mengajar teknis
dalam bahasa Inggris
3. Siswa harus diberikan
kesempatan yang cukup untuk mengembangkan konten pengajaran dalam bahasa Inggris.
4. Peran guru tidak
hanya untuk memfasilitasi komunikasi dari konten tetapi juga untuk memfasilitasi Bahasa Inggris sebagai alat
untuk komunikasi
5. Guru perlu mendorong siswa untuk
membiasakan berbicara dalam bahasa Inggris pada setiap kesempatan.
6. Guru perlu mengembangkan media dan alat bantu pengajaran yang mendukung baik isi pengajaran dan Bahasa Inggris
6. Guru perlu mengembangkan media dan alat bantu pengajaran yang mendukung baik isi pengajaran dan Bahasa Inggris
Tidak ada komentar:
Posting Komentar